Di tahun 2025, pelayanan publik Museum Konperensi Asia-Afrika (MKAA) kembali meraih capaian sangat baik. Berdasarkan hasil Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) di sepanjang tahun 2025, MKAA memperoleh nilai 3,73 yang setara dengan kinerja unit pelayanan sangat baik, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 14 Tahun 2017 (PermenPANRB 14/2017).
Nilai ini mencerminkan komitmen berkelanjutan Museum dalam menghadirkan layanan publik yang berkualitas dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
SKM MKAA tahun 2025 berhasil melibatkan 775 responden, yang melampaui jumlah minimum 382 responden yang ditetapkan oleh PermenPANRB 14/2017. Proses pengumpulan data dilakukan secara bertahap. SKM pada bulan Januari-September 2025 dilaksanakan melalui pengisian formulir digital pada situs MKAA, sementara bulan Oktober-November pada aplikasi e-SKM KemenPANRB.
Responden SKM menilai sembilan unsur pelayanan MKAA, meliputi persyaratan; sistem, mekanisme dan prosedur; waktu penyelesaian; biaya/tarif; produk spesifikasi jenis layanan; kompetensi pelaksana; perilaku pelaksana; penanganan pengaduan, saran, dan masukan; serta sarana dan prasarana.
Dari sembilan unsur pelayanan tersebut, tiga unsur memperoleh nilai tertinggi. Unsur perilaku pelaksana memperoleh nilai 3,82 - mencerminkan sikap petugas yang ramah dan professional; unsur biaya/tarif layanan dengan nilai 3,80 - sejalan dengan akses Museum gratis bagi publik; serta unsur penanganan pengaduan, saran, dan masukan dengan nilai 3,75 - menandakan mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat yang berjalan dengan baik.
Hasil SKM MKAA 2025 menegaskan tren positif kinerja pelayanan publik MKAA dalam tiga tahun terakhir. Sejak 2023 hingga 2025, nilai SKM Museum tercatat terus meningkat dan konsisten berada pada kategori Sangat Baik. Hal ini menunjukkan bahwa evaluasi berbasis partisipasi publik tidak hanya menjadi kewajiban administratif, tetapi bermanfaat sebagai instrumen nyata bagi perbaikan berkelanjutan.
MKAA berterima kasih atas segala masukan dari masyarakat, dan berkomitmen untuk terus memperkuat peran sebagai ruang pembelajaran sejarah dan diplomasi yang membumi dan terbuka bagi semua kalangan, dalam kapasitas sebagai unit penyelenggara pelayanan publik yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kepercayaan dan partisipasi publik yang tercermin dari hasil SKM 2025 menjadi modal penting untuk mewujudkan pelayanan MKAA yang semakin berkualitas dan berdampak, serta memberikan dorongan untuk melakukan perbaikan berkelanjutan yang sesuai dengan kebutuhan publik.
Sumber: Museum KAA
